Pidato Wisuda Sarjana XXIV Thn. 2016

Pidato Wisuda Sarjana XXIV Thn. 2016

PIDATO WISUDA 2016

Sekolah Tinggi Agama Islam Cirebon
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Yang terhormat :
1. Koordinator Kopertais Wilayah II Jabar & Banten
2. Bupati Cirebon
3. Pembina YIC
4. Ketua YIC
5. Ketua MUI Kab. Cirebon
6. Kepala Kementrian Agama Kab. Cirebon
7. Kepala Kementrian Agama Kota Cirebon
8. Ketua Pengadilan Agama Kab. Cirebon
9. Ketua Pengadilan Agama Kota Cirebon
10. Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kab. Cirebon
11. Kepala Dinas Pendidikan &Kebudayaan Kota Cirebon
12. Rektor IAIN Syekh Nurjati
13. Rektor UMC
14. Para Ketua PTKIS se-Kab. Cirebon
15. Para Guru Besar & Dosen Pembina STAIC
Yang saya hormati :
1. Para Kepala Lembaga di Lingkungan YIC
2. Para Dosen STAIC
3. Para Orang Tua Wisudawan/Wisudawati
4. Hadirin tamu undangan,

Yang berbahagia Wisudawan dan Wisudawati

Sebagai pendahuluan dari pidato ini, marilah senantiasa kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena pada hari yang sangat berbahagia ini kita memperoleh nikmat-Nya untuk dapat berkumpul di Gedung Islamic Center Kabupaten Cirebon, dalam rangka melaksanakan satu kegiatan yang sangat penting bagi keluarga besar Sekolah Tinggi Agama Islam Cirebon (STAIC), yaitu Wisuda Sarjana STAI Cirebon ke-24 dan Wisuda Program Bea Siswa STAI Cirebon 1 Tahun bagi Guru DTA ke-3 tahun 2016.
Sehubungan dengan acara ini, perkenankan saya atas nama pribadi maupun institusi dan seluruh sivitas akademika STAI Cirebon, dengan penuh rendah hati namun bangga dan penuh syukur kepada Allah SWT, pada hari ini mempersembahkan 296 orang lulusan dari Jurusan Tarbiyah dan Jurusan Syariáh serta Program Beasiswa STAI Cirebon 1 tahun bagi Guru DTA
Rinciannya, 182 wisudawan-wisudawati Jurusan Tarbiyah Program Studi PAI, 21 wisudawan-wisudawati Jurusan Syariáh Program Studi AAS, dan 93 wisudawan-wisudawati Program Beasiswa STAI Cirebon 1 Tahun bagi Guru DTA.
Hadirin Yang Berbahagia
Dengan demikian jumlah alumni STAI Cirebon ditambah dengan yang diwisuda hari ini adalah 7197 orang
Pada kesempatan yang berbahagia ini, mewakili seluruh sivitas akademika STAI Cirebon, saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Kepada para orang tua, orang tua asuh, penyedia beasiswa, dan keluarga wisudawan, saya turut bersyukur, berbahagia dan sekali lagi mengucapkan selamat atas keberhasilan anda smua.
Yang tidak kalah pentingnya, saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh staf pengajar dan staf non-akademik STAI Cirebon atas kerja keras dan kerjasamanya dalam melaksanakan tugas mendidik mahasiswa kita hingga mereka berhasil menyelesaikan studinya, di wisuda pada pagi yang bahagia ini.
Pun saya sampaikan terimakasih kepada Ketua Yayasan Islamic Center Kabupaten Cirebon. Bapak KH. Mahmud Rahimi yang begitu bersahaja, penuh semangat, selalu memahami kami, membimbing dan mendorong kami serta mengingatkan kami di setiap langkah kami dalam proses realisasi program maupun kegiatan STAI Cirebon. Demikian juga saya sampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran pengurus dan Pengawas Yayasan Islamic Center Kabupaten Cirebon (Dr. KH. Mukhlisin Muzarie, M.Ag, H. Rafhi Effendi Arsa, SHI, MM dan Drs.H. Yuniawan, M.Si). Wa bil khusus saya sampaikan terimakasih kepada sesepuh dan Pembina Yayasan Islamic Center Kabupaten Cirebon : Prof. DR. H. A.Yunus, SH, MBA, M.Si, Drs. KH. A.Halim Faletehan, MM, MESy, Drs. KH. A. Mudzakir, Drs. KH. A. Aziz Ridwan, dan Drs. KH.A. Rifaí, MPd (Semoga beliau pak Kiai Rifaí lekas sembuh).
Hadirin yang berbahagia
Dalam suasana yang dipenuhi oleh rasa bahagia dan syukur ini, perkenankan saya menyampaikan program besar yang sedang ditempuh STAI Cirebon kini dan mendatang, yakni mengokohkan STAI Cirebon untuk meningkatkan setatus menjati Institut Agama Islam Cirebon pada tahun 2018. Mempuka Program Pascasarjana Prodi PAI pada tahun 2019 dan meningkatkan status menjadi Universitas pada tahun 2025.
Langkah yang telah kami tempuh adalah memenuhi prasyarat menjadi institut, yaitu sekurang-kurangnya memiliki 3 (tiga) Jurusan dan 6 (enam) Program Studi (Prodi) dan alhamdulillah sekarang STAI Cirebon berdasarkan SK Dirjen Pendis Nomor : 5260 Tahun 2015 tertanggal 4 September 2015 telah memiliki 3 (tiga) Prodi baru yaitu Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ekonomi Syariah (Ekos) serta al-Qurán dan Ilmu Tafsir (QiT). Hal ini berarti STAI Cirebon telah memiliki 3 (tiga) Jurusan, sedang sebelumnya hanya Jurusan Tarbiyah dan Jurusan Syariah, kini bertambah Jurusan Ushuluddin. Jadi secara jumlah Prodi, STAI Cirebon baru memiliki 5 (lima) prodi, kurang 1 (satu) prodi lagi untuk menjadi Institut.
Walaupun demikian, secara historis bahwa STAI Cirebon sejak 30 tahun lalu baru kali ini memiliki 5 Prodi. Secara historis pula, kendatipun amat lama STAI Cirebon hanya memiliki 2 (dua) Prodi, tetapi alumninya telah berjumlah 7197 orang dan dari data alumni dikurangi yang wisuda sekarang (6901 alumni), terserap menjadi PNS 3045 orang, tenaga honorer 1656 orang, Polri/TNI 138 orang, Aggota Legislatif 414 orang, Kepala Lembaga 552 orang dan wiraswasta 690 orang.
Hadirin yang berbahagia
Pada bulan-bulan ini, kami sedang menunggu visitasi untuk mendapatkan izin operasional 3 (tiga) Prodi baru lagi, yaitu Prodi Pendidikan Guru MI (PGMI), Prodi Pendidikan Guru RA (PGRA) dan Prodi Bahasa Arab. Moga-moga, atas izin Allah SWT ketiga Prodi tersebut segera dimiliki STAI Cirebon. Dalam pada itu, seiring dengan apa yang telah dicapai STAI Cirebon, maka secara konsekuensi kami membutuhkan dosen tetap bagi prodi-prodi tersebut sejumlah 46 orang. Barang kali hadirin mempunyai handaitaulan, kenalan dan atau putra putri yang ingin menjadi dosen sejalan dengan kebutuhan STAI Cirebon, maka kami membuka peluang sepanjang memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Hadirin yang berbahagia
Pada tataran pengikat dan atau kebutuhan penyerta atas program peningkatan status tersebut kecuali kebutuhan 46 dosen tetap baru adalah bahwa tidak dapat dihindarinya kebutuhan atas sarana dan prasarana. Gedung baru STAIC yang telah terbangun megah di sebelah Barat Gedung ini, tidaklah cukup kendatipun Yayasan telah menyiapkan kawasan penyanggah, yaitu gedung-gedung pendidikan di lingkungan Yayasan, sebab secara konteks representasi muatan psikokultur pendididkan dan sistem nilai peradaban, antara pendidikan tingkat tinggi dengan pendidikan tingkat menengah tidaklah sama. Karena itu, STAI Cirebon telah memohon izin kepada Yayasan untuk membangun gedung tingkat lima sebagai tambahan atas gedung baru yang telah ada sekarang. Tiada yang lazim untuk diucapkan, kecuali permohonan dukungan dan doa restu dari hadirin serta masyarakat.
Hadirin yang terhormat
Dalam kesempatan ini juga, saya ingin mengingatkan kembali tantangan sekaligus peluang diterapkannnya di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yakni ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016. Disebut tantangan, karena pemberlakuan MEA menuntut kita menyiapkan aspek akademik sebaik mungkin. Disebut peluang karena berlakunya MEA di satu sisi dan kesiapan akademik STAI Cirebon di sisi lain, mendorong perluasan peran STAI Cirebon melalui para sarjana alumni yang berkiprah di berbagai bidang keilmuan dan keahlian.
Terkait hal ini, ada beberapa hal yang ingin kami lakukan ke depan. Salah satunya melakukan review atas kurikulum yang ditawarkan kepada para mahasiswa yang belajar di STAI Cirebon. Argumentasi utama atas perlunya review kurikulum didasarkan atas tuntutan bahwa para sarjana alumni kita bisa diterima dengan baik (well accepted) di berbagai wilayah pengabdian sesuai keahlian dan keilmuan mereka.
Tentu saja, review juga tetap menekankan internalisasi nilai-nilai keislaman dalam pandangan hidup, etika, dan perilaku keseharian mereka sebagai sarjana Muslim yang lahir dari rahim perguruan tinggi keagamaan Islam. Dengan demikian, profil sarjana-alumni STAI Cirebon merupakan sarjana yang ahli di bidang keilmuan-keahliannya, namun juga tetap memiliki ghirah keislaman yang kuat.
Hadirin yang kami terhormat
Hal lain yang perlu saya sampaikan dalam kesempatan yang berbahagia ini adalah tekad dan ikhtiar kami dalam mendorong lahirnya para mahasiswa dan sarjana STAI Cirebon yang melek Information and comunication technologi (ICT) dan menguasai bahasa asing. Kementerian Pendidikan dan Ristek RI mencatat, kelemahan mayoritas sumber daya manusia Indonesia hingga kini termasuk sarjana muslim adalah masih rendahnya penguasaan mereka atas ICT dan bahasa asing. Padahal, keduanya merupakan kunci utama bagi mereka dalam memasuki kehidupan global dan serba teknologi seperti kita saksikan akhir-akhir ini.
Menyangkut kelemahan di bidang ICT, kami bertekad memperkuat penguasaan ICT para mahasiswa dari berbagai prodi melalui sertifikasi keahlian ICT. Sedangkan kelemahan di bidang penguasaan bahasa, kami akan mendorong penggunaan bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa kampus dalam proses akademik di seluruh lingkungan STAI Cirebon.
Konsep ini, secara kurikulum berbasis Kurikulum Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang inti filosofinya memperkuat seluruh aspek potensi bawaan manusia, dalam arti disini adalah bahwa mahasiswa harus berkualifikasi banyak kemampuan selain keahlian akademiknya, maka program melek ICT dan familier terhadap bahasa asing akan mempermudah penerapan program pembuatan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang merupakan sisi implikasi penerapan Kurikulum berbasis KKNI.
Mudah-mudahan dengan kedua ikhtiar tersebut, baik ikhtiar penguatan penguasaan ICT maupun penguatan bahasa asing, kisah kelemahan mayoritas sumber daya manusia Indonesia segera berlalu. Dengan begitu, mereka juga siap tampil dalam kehidupan yang makin global dan serba digital.
Hadirin yang terhormat
Demikian yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Namun sebelum mengakhiri pidato ini, ingin mengingatkan bahwa seluruh tekad dan ikhtiar : 1) Mengokohkan STAI Cirebon meningkatkan status menjadi Institut. 2) Mengkreasikan para sarjana alumni dengan kedalaman ilmu dan ketaatan beragama yang siap berkompetisi di dunia yang makin global dan digital, terutama seiring berlakunya MEA 2016 seluruhnya akan tercapai hanya jika kita seluruh sivitas akademika STAI Cirebon bekerja bersama-sama dengan ikhlas dan penuh totalitas.
Akhirulkalam, semoga Allah SWT yang Maha Memiliki Ilmu, Maha Pencipta, dan Maha Pemelihara segenap umat manusia, senantiasa mencurahkan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam mengokohkan peran dan kontribusi STAI Cirebon dalam menciptakan kehidupan umat-bangsa yang lebih baik, hari ini dan mendatang.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Share this post

Post Comment